Sunday, July 24, 2011

Itu Mimpi Ku, Silahkan Saja Kasih Nilai E

Cerita ini mungkin bisa dijadikan pelajaran agar kita bisa hidup lebih baik lagi dari hari ke hari.

Disebuah kelas sekolah dasar disebuah kota, seorang guru yang masih muda dan anggun mulai mengajar murid-muridnya yang rata masih berumur 6-7 tahun.
"Anak-anak, pada kertas yang telah kalian pegang, silahkan gambar apa yang kalian cita-citakan nanti kalau sudah besar" kata guru tersebut.
Seluruh murid dikelas itu mengerjaka tugas yang diberikan guru tadi dengan serius dan semangat. Hingga menjelang waktu pulang sang guru tadi memerintahkan seluruh muridnya untuk mengumpulkan gambar apa yang mereka impikan ketika besar kelak.
Ibu guru tadi pun memeriksa hasil gambar murid-muridnya. Ada gambar yang menceritakan dirinya seorang dokter, insinyur, pilot dan banyak lagi macamnya. tapi ada satu gambar yang menarik perhatian sang guru tadi. Ia melihat sebuah gambar perbukitan yang hijau, terdapat peternakan kuda yang sangat luas, peternakan sapi, kebun teh yang tersusun rapi. Lalu terdapat sebuah rumah yang besar dan begitu asri.
Sang guru bertanya kepada murid pemilik gambar itu, "ini apa?"
Lalu si anak tadi menjawab dengan tersenyum namun percaya diri "itu adalah impian saya bu, saya ingin memilikinya." 
"Ini bukan cita-cita, ini hanya khayalan. Kamu tidak mungkin bisa mendapatkan ini semua" balas si guru tadi.
"Tidak bu, ini adalah cita-cita saya, bukan khayalan, dan saya akan mewujudkannya" jawab sang murid tidak mau kalah.
"Tidak, kamu harus ganti gambar kamu. Gambar sesuatu yang masuk akal, atau ibu akan memberikan nilai E untuk gambar kamu ini" jawab guru tersebut setengah mengancam.
"Tidak apa bu, saya terima nilai E yang ibu kasih. tapi itu adalah cita-cita dan impian saya" Sang murid itu menjawab tidak sedikitpun dengan ragu.
Akhirnya sang guru tadi pun benar-benar memberi nilai E pada gambar tersebut, dan sang murid menerimanya.

***

Lama waktu berselang, dari pergantian hari, pergantian bulan, hingga pergantian tahun, tidak terasa telah banyak waktu terlewati. Sang murid tadi pun sudah lama lulus dari sekolah dasarnya.
Pada suatu ketika, sekolah dasar tersebut mengadakan study tour kesebuah tempat. Tempatnya di perbukitan, mempunyai kadang kuda dan sapi yang luas, ada kebun teh, dan sebuah rumah yang besar dan megah. Kebetulan sang guru tadi ikut serta dalam study tour tersebut. Setelah rombongan  study tour tersebut keliling-keliling diarea perkebunan yang sangat luas itu, mereka masuk ke kantor pengelolaan tempat tersebut, terdapat sebuah gambar yang tergantung dalam bingkai yang indah. Pada gambar tersebut, terdapat nilai E. Ibu guru yang sudah mulai berumur itu, sangat kenal dengan gambar tersebut. Memorinya terbuka jauh kebeberapa tahun silam. Sang guru tadi bertanya, kepada petugas yang memandu mereka, "itu gambar siapa?" 
"Ohh... itu gambar pemilik perkebunan ini bu" jawab petugas tersebut polos. Sang guru itu hanya bisa terdiam dan malu pada dirinya sendiri.


=======================

Mungkin banyak hal yang kira tidak mungkin untuk diwujudkan. Bahkan, ketika itu menjadi mimpi seseorang, kita pun mengolok-oloknya. Tapi percayalah, disaat tertentu, dengan perjuangan dan semangat yang menggebu-gebu, sesuatu yang tidak mungkin bisa saja terjadi

No comments:

Post a Comment

Post a Comment